Sejak kuliah di administrasi negara FISIP UI.. aku merasa jurusan itu sangat pas dengan jiwa dan kepribadianku.. bener2 mendukung aku untuk mengetahui seluk beluk di pemerintahan dan permasalahannya, kebijakan publik dan implementasinya, pajak, pemerintahan daerah, politik, hukum, ekonomi (not too heavy), penelitian, manajemen sumber daya manusia, manajemen strategis, teori organisasi, akuntansi, administrasi pembangunan, e-governance, keuangan negara dan daerah, ekonomi politik, perbandingan administrasi negara dengan negara2 lain, dan masih banyak lagi deh... hehe..
Di kampus, aku gamau cuma kuliah tanpa aktivitas dan achievement diberbagai ajang lomba..
kalo organisasi, aku aktif.. dan itu membuat kau mengenal dan dikenal banyak orang dan tentunya dosen..
prestasi pertamaku ada suatu kompetisi yang dibuat oleh Himpunan Mahasiswa Imu Administrasi (HMJIA) (sekarang Himpunan Mahasiswa Administrasi (HMADM)) yaitu "Ambassador for Student Development (ASD)" pada akhir tahun 2009 sampai awal 2010..
Kompetisi itu menyaring beratus2 mahasiswa administrasi baik niaga, negara, ataupun fiskal yang memiliki IP >3.00 untuk dinobatkan sebagai 12 mahasiswa berprestasi di Administrasi.
Namun, ternyata ga cuma IP aja yang dipertimbangkan tapi keaktifan di organisasi dan penghargaan yang telah diraih oleh sang mahasiswa..
Umm.. IPku memang diatas 3.00 yaitu 3.50 dengan IPK 3.40. Untuk menyaring menjadi 12 mahasiswa berprestasi tersebut, setiap mahasiswa yang memenuhi IP >3.00 harus membuat sebuah essai untuk menentukan sebagai 12 besar.
Jujur, aku niat tidak niat..mau tidak mau.. dan tidak berambisi untuk mengikuti kompetisi itu..namun karena teman2ku banyak yang menjadi panitia dan bahkan ketua panitianya, aku
pun membuat essai dengan yaaa standar aja..
Sampai pada akhirnya, ternyata AKU LOLOS KE 12 BESAR...WOOOWWWWW.. Unbelieveble.. tapi seneng juga sihh.. heheheeeee..
GA NYANGKA BGT!!! Percaya kalau Tuhan punya rencana buat aku! :))
Setelah tahap itu, kami ber-12 harus membuat 1 karya tulis ilmiah dan lomba debat untuk menentukan Grand Ambassador for Student Development.
Aku sangat bersemangat dan aku membuat karya tulis pertamaku yang berjudul:
"PERANAN DESENTRALISASI PENDIDIKAN DALAM PEMERATAAN DAN PERLUASAN AKSES PENDIDIKAN WAJIB BELAJAR SEMBILAN TAHUN DAN PENDIDIKAN MENENGAH"
Dalam pembuatan karya tulis itu.. memang harus mematahkan kemalasan yang sangat besar karena saat aku mebuat Karya Tulis (KT) itu adalah waktu libur semester ganjil yaitu 2bulan.. jadi kebanyakan leha-lehanya nihh..heheheeee..
Aku niat banget ngerjain KT itu...sampai ke Kemendiknas buat nyari datanya! hehe..
Dannn,,, tibalah saatnya buat presentasiin KT-ku ituu.. hmm..deg degan banget,,
aku cuma dikasih waktu 10 menit buat presentasiin KTku itu..jurinya ada 3 yang notabene juga dosen2 aku, Mba Retno yang cantik, Kak Alfie, dan Mas Umanto.
Aku ga bisa presentasiin sampai selesai selama 10 menit tapi aku bisa menjawab pertanyaan2 dari juri..
HWaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa.......dan aku juga no.urut 1 dalam presentasi waktu itu, jadi cukup menegangkan..hehe
Next step..adalah DEBAT! What!? Debat???? tapi bersyukur aku bisa lewatin hal itu dengan hasil yg memuaskan..seneng bgt deh pokoknyaaaa.
Dan, di pengumuman juara, aku dinobatkan sebagai peringkat 2.
Tapi aku ga berkecil hati, aku seneng banget, bersyukur,, dan memotivasi aku untuk tetap BERPRESTASI !!!!!! PASTINYA =)
Sabtu, 29 Mei 2010
Sharing Life isn't Easy Like You Said It..trust!
Karna aku beragama kristen, banyak kisah-kisah nabi ataupun murid Tuhan Yesus, atau perumpamaan yang diceritakan Yesus untuk mengajar orang banyak untuk percaya padaNya.
Salah satu perumpamaan dari sekian banyak yang sangat menyentuh hidupku adalah Samaria yang Murah Hati.. Begini ceritanya yang tertulis dalam Alkitab (Lukas 10:25-37)
Luk 10:25 Pada suatu kali berdirilah seorang ahli Taurat untuk mencobai Yesus, katanya: "Guru, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?"
Perumpamaan diatas pasti untuk orang Kristen sangatlah familiar..bahkan sejak sekolah minggu, pasti sudah sering mendengar cerita ini.. Namun, seringkali kita sebagai indivudi dengan kodrat sebagai "mahluk sosial" tidak mempedulikan sesama kita..
Seperti perumapamaan diatas, Latar belakang orang Samaria pada waktu itu adalah orang yang sangat dikucilkan..tidak diperhitungkan..dianggap kafir.. dan termajinalkan!! Sedangkan tokoh lain dalam perumpamaan diatas ada Imam dan Lewi dimana pada latar belakang budaya waktu itu, Imam dan Lewi adalah orang yang sangat dihormati..mereka bekerja di Bait Allah untuk melayani Allah dan jemaatNya..
Tapi apa yang terjadi.. Imam dan Lewi malah tidak menolong orang yang menjadi korban perampokan...tetapi yang menolong hingga tuntas adalah si Samaria yang dikucilkan..
Ironis bukan?? Namun, itulah yang terjadi dalam kehidupan kita..terkadang kita tidak menolong sesama kita yang ada di depan mata kita.. kita seringkali memikirkan :
"ahh, nanti uangku habis kalau menolong dia..jadi aku diemin saja.."
" memangnya dia ga punya keluarga?? kok ngemis2 sama keluarga kita untuk minta bantuan..?"
dan lain-lain..
Tapi, dengan perumpamaan Tuhan Yesus diatas.. kita sama2 diingatkan untuk belajar mengasihi sesama lebih dan lebih lagi.. Tuhan memberkati..
Salah satu perumpamaan dari sekian banyak yang sangat menyentuh hidupku adalah Samaria yang Murah Hati.. Begini ceritanya yang tertulis dalam Alkitab (Lukas 10:25-37)
Luk 10:25 Pada suatu kali berdirilah seorang ahli Taurat untuk mencobai Yesus, katanya: "Guru, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?"
Luk 10:26 Jawab Yesus kepadanya: "Apa yang tertulis dalam hukum Taurat? Apa yang kaubaca di sana?"
Luk 10:27 Jawab orang itu: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri."
Luk 10:27 Jawab orang itu: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri."
Luk 10:28 Kata Yesus kepadanya: "Jawabmu itu benar; perbuatlah demikian, maka engkau akan hidup."
Luk 10:29 Tetapi untuk membenarkan dirinya orang itu berkata kepada Yesus: "Dan siapakah sesamaku manusia?"
Luk 10:30 Jawab Yesus: "Adalah seorang yang turun dari Yerusalem ke Yerikho; ia jatuh ke tangan penyamun-penyamun yang bukan saja merampoknya habis-habisan, tetapi yang juga memukulnya dan yang sesudah itu pergi meninggalkannya setengah mati.
Luk 10:31 Kebetulan ada seorang imam turun melalui jalan itu; ia melihat orang itu, tetapi ia melewatinya dari seberang jalan.
Luk 10:32 Demikian juga seorang Lewi datang ke tempat itu; ketika ia melihat orang itu, ia melewatinya dari seberang jalan.
Luk 10:33 Lalu datang seorang Samaria, yang sedang dalam perjalanan, ke tempat itu; dan ketika ia melihat orang itu, tergeraklah hatinya oleh belas kasihan.
Luk 10:34 Ia pergi kepadanya lalu membalut luka-lukanya, sesudah ia menyiraminya dengan minyak dan anggur. Kemudian ia menaikkan orang itu ke atas keledai tunggangannya sendiri lalu membawanya ke tempat penginapan dan merawatnya.
Luk 10:35 Keesokan harinya ia menyerahkan dua dinar kepada pemilik penginapan itu, katanya: Rawatlah dia dan jika kaubelanjakan lebih dari ini, aku akan menggantinya, waktu aku kembali.
Luk 10:36 Siapakah di antara ketiga orang ini, menurut pendapatmu, adalah sesama manusia dari orang yang jatuh ke tangan penyamun itu?"
Luk 10:37 Jawab orang itu: "Orang yang telah menunjukkan belas kasihan kepadanya." Kata Yesus kepadanya: "Pergilah, dan perbuatlah demikian!"
Luk 10:29 Tetapi untuk membenarkan dirinya orang itu berkata kepada Yesus: "Dan siapakah sesamaku manusia?"
Luk 10:30 Jawab Yesus: "Adalah seorang yang turun dari Yerusalem ke Yerikho; ia jatuh ke tangan penyamun-penyamun yang bukan saja merampoknya habis-habisan, tetapi yang juga memukulnya dan yang sesudah itu pergi meninggalkannya setengah mati.
Luk 10:31 Kebetulan ada seorang imam turun melalui jalan itu; ia melihat orang itu, tetapi ia melewatinya dari seberang jalan.
Luk 10:32 Demikian juga seorang Lewi datang ke tempat itu; ketika ia melihat orang itu, ia melewatinya dari seberang jalan.
Luk 10:33 Lalu datang seorang Samaria, yang sedang dalam perjalanan, ke tempat itu; dan ketika ia melihat orang itu, tergeraklah hatinya oleh belas kasihan.
Luk 10:34 Ia pergi kepadanya lalu membalut luka-lukanya, sesudah ia menyiraminya dengan minyak dan anggur. Kemudian ia menaikkan orang itu ke atas keledai tunggangannya sendiri lalu membawanya ke tempat penginapan dan merawatnya.
Luk 10:35 Keesokan harinya ia menyerahkan dua dinar kepada pemilik penginapan itu, katanya: Rawatlah dia dan jika kaubelanjakan lebih dari ini, aku akan menggantinya, waktu aku kembali.
Luk 10:36 Siapakah di antara ketiga orang ini, menurut pendapatmu, adalah sesama manusia dari orang yang jatuh ke tangan penyamun itu?"
Luk 10:37 Jawab orang itu: "Orang yang telah menunjukkan belas kasihan kepadanya." Kata Yesus kepadanya: "Pergilah, dan perbuatlah demikian!"
Perumpamaan diatas pasti untuk orang Kristen sangatlah familiar..bahkan sejak sekolah minggu, pasti sudah sering mendengar cerita ini.. Namun, seringkali kita sebagai indivudi dengan kodrat sebagai "mahluk sosial" tidak mempedulikan sesama kita..
Seperti perumapamaan diatas, Latar belakang orang Samaria pada waktu itu adalah orang yang sangat dikucilkan..tidak diperhitungkan..dianggap kafir.. dan termajinalkan!! Sedangkan tokoh lain dalam perumpamaan diatas ada Imam dan Lewi dimana pada latar belakang budaya waktu itu, Imam dan Lewi adalah orang yang sangat dihormati..mereka bekerja di Bait Allah untuk melayani Allah dan jemaatNya..
Tapi apa yang terjadi.. Imam dan Lewi malah tidak menolong orang yang menjadi korban perampokan...tetapi yang menolong hingga tuntas adalah si Samaria yang dikucilkan..
Ironis bukan?? Namun, itulah yang terjadi dalam kehidupan kita..terkadang kita tidak menolong sesama kita yang ada di depan mata kita.. kita seringkali memikirkan :
"ahh, nanti uangku habis kalau menolong dia..jadi aku diemin saja.."
" memangnya dia ga punya keluarga?? kok ngemis2 sama keluarga kita untuk minta bantuan..?"
dan lain-lain..
Tapi, dengan perumpamaan Tuhan Yesus diatas.. kita sama2 diingatkan untuk belajar mengasihi sesama lebih dan lebih lagi.. Tuhan memberkati..
Perkenalan dulu nih..
Hai..namaku Silvany Yohana Sinaga, bisa dipanggil Vany :)
Aku adalah anak ke-2 dari pasangan Sautman Halomoan Sinaga,SE.MM, dan Dra. Yole Vivasye Siahaan, M.Min.
Aku mempunyai kakak yang bernama Simson Yohanes Manondang Sinaga, SE dan adik bernama Steven Yehezkiel Sinaga.
Aku lahir di RS.Pondok Indah tanggal 10 Agustus 1990. Aku beragama Kristen Protestan.
Jenjang pendidikanku, aku lalui di TK sampai SMP Mardi Yuana Depok, lalu SMAN 1 Depok, dan aku sedang mengambil kuliah di Universitas Indonesia, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik jurusan Administrasi Negara (angkatan 2008).
Hobiku : menyanyi, online, traveling, dan nonton bioskop..
Mungkin segini aja kali yaaaaa... selebihnya baca lebih lanjut di blogku ini..
Aku adalah anak ke-2 dari pasangan Sautman Halomoan Sinaga,SE.MM, dan Dra. Yole Vivasye Siahaan, M.Min.
Aku mempunyai kakak yang bernama Simson Yohanes Manondang Sinaga, SE dan adik bernama Steven Yehezkiel Sinaga.
Aku lahir di RS.Pondok Indah tanggal 10 Agustus 1990. Aku beragama Kristen Protestan.
Jenjang pendidikanku, aku lalui di TK sampai SMP Mardi Yuana Depok, lalu SMAN 1 Depok, dan aku sedang mengambil kuliah di Universitas Indonesia, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik jurusan Administrasi Negara (angkatan 2008).
Hobiku : menyanyi, online, traveling, dan nonton bioskop..
Mungkin segini aja kali yaaaaa... selebihnya baca lebih lanjut di blogku ini..
Langganan:
Postingan (Atom)